Tuban, Jawa Timur – Sgb-news id,-Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Tuban menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Operasi Ketupat 2026 di halaman Mapolres Tuban pada Kamis, 12 Maret 2026.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tuban Alaiddin dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim dari Kodim 0811 Tuban Galih Sakti Pramudyo serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Budi Wiyana.
Kegiatan ini menjadi tanda kesiapan aparat gabungan dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang dan selama perayaan Idul Fitri, khususnya terkait arus mudik dan arus balik di wilayah Tuban.
Polres Tuban Siaga Amankan Pemudik dan Rumah Kosong
Usai pelaksanaan apel, Kapolres Tuban AKBP Alaiddin menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian bersama instansi terkait telah siap untuk mengamankan berbagai kegiatan masyarakat selama momentum Idul Fitri.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas para pemudik, tetapi juga pada keamanan lingkungan, khususnya rumah warga yang ditinggalkan saat mudik ke kampung halaman.
“Karena banyak rumah yang kosong ditinggal mudik, maka tetap kita patroli untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana,” ujar Alaiddin.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Tuban juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi warga yang hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dengan cara yang cukup sederhana, yakni dengan membawa fotokopi bukti kepemilikan kendaraan yang sah.
“Cukup dengan membawa fotokopi kepemilikan kendaraan yang sah, masyarakat bisa menitipkan sepeda motornya di Polsek maupun di Polres hingga pemilik kembali dari mudik,” jelasnya.
Kerawanan Bersifat Tentatif, Patroli Ditingkatkan
Kapolres menjelaskan bahwa potensi kerawanan selama Operasi Ketupat tidak selalu berada di satu lokasi tertentu. Menurutnya, tindak kriminalitas dapat terjadi di mana saja ketika ada peluang.
Karena itu, pihak kepolisian menerapkan strategi patroli dinamis dengan menyesuaikan jam-jam rawan serta titik yang berpotensi menjadi lokasi kejahatan.
“Kerawanan itu sifatnya tentatif. Ketika ada kesempatan, di situ bisa muncul niat untuk melakukan tindak pidana. Oleh karena itu kami meningkatkan patroli rutin dan menyesuaikan jam-jam rawan,” tambahnya.
Tiga Pos Pengamanan dan Satu Pos Pelayanan
Untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polres Tuban telah menyiapkan tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan yang ditempatkan di titik-titik strategis.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain:
Kecamatan Soko, perbatasan antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro
Kecamatan Widang, perbatasan antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Lamongan
Kecamatan Bancar, perbatasan antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah
Pos Pelayanan di kawasan Alun-Alun Tuban
Meski tidak didirikan pos pengamanan khusus di kawasan wisata, Kapolres memastikan bahwa patroli rutin tetap dilakukan guna menjaga keamanan para pengunjung.
“Walaupun di tempat wisata tidak ada pos pengamanan, namun tetap kita laksanakan patroli secara rutin,” tegasnya.
Libatkan 180 Personel dan Instansi Terkait
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, sedikitnya 180 personel Polres Tuban diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Mereka juga dibantu oleh personel gabungan dari berbagai instansi seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta unsur pemerintah daerah.
Kapolres menyebutkan bahwa secara teknis hampir seluruh anggota kepolisian dilibatkan dalam pengamanan guna memastikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“TNI, Polri dan pemerintah daerah tidak ada kata libur. Semua tetap siaga untuk menjaga agar para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan bahagia,” ungkapnya.
Imbauan Keselamatan Bagi Pemudik
Selain pengamanan, Polres Tuban juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan serta memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi layak jalan.
Kapolres menekankan pentingnya melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat guna menghindari potensi kecelakaan selama perjalanan.
“Untuk keselamatan di jalan, pastikan kembali kendaraan yang akan digunakan untuk mudik dalam kondisi layak dan aman,” imbaunya.
Operasi Ketupat Berlangsung Hingga 25 Maret 2026
Operasi Ketupat 2026 di wilayah Tuban dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, aparat keamanan akan terus melakukan pengamanan intensif terhadap arus mudik, aktivitas masyarakat, hingga arus balik Lebaran.
Dengan adanya operasi ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, tertib, dan lancar.
Apel kesiapan pengamanan tersebut juga dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Kabupaten Tuban serta diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari TNI–Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tuban selama momentum Lebaran.Judul Berita:
Polres Tuban Siap Amankan Lebaran 2026, 180 Personel Dikerahkan dalam Operasi Ketupat dan 4 Pos Pengamanan Disiagakan
(Yasir)