SGB-NEWS.ID|PROBOLINGGO – Komunitas sosial Gerakan Media Berbagi Al-Qur’an (GMBQ) Probolinggo menyalurkan zakat fitrah sebanyak 99 kilogram beras kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahiq), Selasa (17/3/2026). Penyaluran ini merupakan bentuk ketaatan dalam menjalankan rukun Islam sekaligus wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyaluran zakat fitrah kali ini dilakukan secara serentak dengan metode door to door. Sebanyak 33 mustahiq dari kalangan dhuafa kategori lanjut usia (lansia) menjadi sasaran, baik yang berada di wilayah Kota maupun Kabupaten Probolinggo.
Panitia Amil Zakat Fitrah GMBQ, Septyan, menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan melalui keterlibatan pengurus, anggota, serta partisipan dari berbagai daerah. Mereka menyalurkan zakat langsung ke lingkungan masing-masing penerima.
“Penyaluran zakat fitrah hari ini kami lakukan secara serentak dengan melibatkan pengurus dan relawan di berbagai wilayah untuk menjangkau para mustahiq secara langsung,” ujar Septyan.
Ia mengungkapkan, total zakat fitrah yang berhasil dihimpun selama periode 1 hingga 16 Maret 2026 mencapai 99 kilogram beras. Jumlah tersebut terdiri dari 75 kilogram zakat fitrah dari para muzakki dan 24 kilogram beras sedekah yang berasal dari pelaku UMKM serta organisasi kemasyarakatan.
“Alhamdulillah, tahun ini kami menerima 75 kilogram beras zakat fitrah dari para muzakki, serta tambahan 24 kilogram beras sedekah dari pelaku usaha Belli Teh Shilla dan GP Ansor Ranting Sumbertaman,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran zakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara komunitas dengan masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini membawa keberkahan, baik bagi para penerima maupun muzakki, serta menjadi penguat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua GMBQ, B. Prasojo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut, mulai dari muzakki, panitia, hingga para pelaku UMKM dan organisasi kemasyarakatan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kolaborasi semua pihak. Tanpa kebersamaan ini, penyaluran zakat fitrah tidak akan berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Prasojo juga berharap kekompakan antar pengurus, anggota, dan partisipan terus terjaga agar GMBQ semakin dikenal luas oleh masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang dilakukan.
“Terus jaga solidaritas, gotong royong, dan kekompakan dalam menjalankan setiap program. Dengan satu komando, insyaallah komunitas ini akan semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas,” pungkasnya. (Diki)