Sgb-News.id°PROBOLINGGO – Pengelolaan keuangan daerah bukan sekadar urusan angka dan laporan. Di balik setiap pembangunan jalan, layanan kesehatan, pendidikan hingga bantuan masyarakat, terdapat sistem keuangan yang harus berjalan tertib, transparan dan akuntabel.
Untuk memperkuat hal tersebut, Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo menggelar Pembinaan Penatausahaan Keuangan bagi Pejabat Pengelola Keuangan Daerah Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola keuangan daerah secara profesional dan sesuai regulasi.
Pembinaan ini diikuti oleh pejabat pengelola keuangan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Fokus utama kegiatan adalah menyamakan pemahaman, memperkuat kompetensi teknis serta meningkatkan kualitas pertanggungjawaban penggunaan anggaran daerah.
Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani menilai bahwa kualitas pengelolaan keuangan daerah sangat bergantung pada kemampuan sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, pembinaan menjadi investasi penting agar setiap rupiah APBD dapat dikelola secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di tengah tuntutan transparansi publik yang semakin tinggi, aparatur pengelola keuangan dituntut tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan sistem digital dan berbagai pembaruan regulasi. Langkah tersebut sejalan dengan upaya modernisasi tata kelola keuangan daerah yang terus didorong pemerintah.
Pembinaan ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pemerintah daerah meraih berbagai capaian tata kelola keuangan tidak lahir secara instan. Dibutuhkan konsistensi, integritas dan peningkatan kompetensi aparatur secara berkelanjutan. Sebelumnya, BPPKAD Kabupaten Probolinggo juga mendapat apresiasi dalam PBJ SAE Award 2026 atas kinerja pengelolaan yang dinilai transparan dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap seluruh pejabat pengelola keuangan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kepercayaan publik. Sebab pada akhirnya, pengelolaan keuangan yang baik bukan hanya soal laporan yang rapi, tetapi juga tentang memastikan uang rakyat kembali kepada rakyat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang berkualitas.
Fer