SGB-News.id | Probolinggo – Hamparan tanaman jagung yang tumbuh subur di Kelurahan Jrebeng Lor menjadi salah satu potensi pertanian yang terus mendapat perhatian. Untuk memastikan perkembangannya berjalan optimal, jajaran Polsubsektor Kedopok melakukan pemantauan langsung ke lahan pertanian milik warga pada Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jrebeng Lor, Briptu Fadhilah K, dengan mengunjungi lahan jagung yang dikelola Kelompok Tani Pakis Jaya di kawasan Jalan Sunan Ampel.
Kunjungan itu tidak hanya bertujuan melihat kondisi tanaman, tetapi juga memperkuat komunikasi dengan para petani yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Saat berada di lokasi, Briptu Fadhilah meninjau pertumbuhan tanaman jagung yang ditanam di atas lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi. Tanaman varietas Juara tersebut telah memasuki masa pertumbuhan setelah ditanam pada awal Juni lalu.
Dari hasil pengecekan lapangan, kondisi tanaman terlihat cukup baik. Dengan perawatan yang berkelanjutan, lahan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan panen antara satu hingga satu setengah ton pada musim panen yang dijadwalkan berlangsung awal September mendatang.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga berdialog dengan petani mengenai kondisi pertanian yang mereka hadapi sehari-hari. Berbagai persoalan mulai dari perawatan tanaman hingga antisipasi gangguan hama menjadi topik pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Kapolsubsektor Kedopok IPDA Hari Dwi Tjahjono, S.H., mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu bidang yang perlu mendapat perhatian bersama karena memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.
“Melalui kegiatan sambang seperti ini, anggota dapat mengetahui secara langsung perkembangan tanaman sekaligus mendengarkan kebutuhan dan kendala yang dihadapi petani di lapangan,” kata Hari.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada petani semata, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar proses budidaya dapat berjalan lancar hingga masa panen.
“Kami ingin memastikan petani merasa didampingi. Jika terdapat permasalahan yang berpotensi menghambat produksi, segera koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas sehingga dapat diteruskan kepada instansi terkait untuk mendapatkan solusi yang tepat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan area pertanian dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar lahan produktif.
Pendekatan yang dilakukan kepolisian mendapat apresiasi dari para petani karena dinilai mampu mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan juga menjadi bentuk perhatian terhadap sektor pertanian yang menjadi sumber penghasilan warga.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pertanian, sinergi antara petani dan aparat diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang terus digencarkan pemerintah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif serta aktivitas pertanian masyarakat berjalan lancar tanpa kendala berarti. (septyan)