MALANG — SGB News.id,-Upaya meningkatkan kompetensi aparatur dan mitra kerja di bidang kebinamargaan kembali dilakukan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Instansi tersebut menggelar Sosialisasi Spesifikasi Umum 2025, Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bina Marga, serta Mitigasi Risiko E-Katalog Versi 6, Senin–Selasa (1–2 Desember 2025), di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Wonojati, Malang.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan dua hari ini diikuti 150 peserta, terdiri atas pegawai internal Bina Marga Jatim dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dari kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ketua panitia sekaligus Kasie Pengawasan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Teknik Bina Marga Jatim, Ir. Nunky Oktovyanti, S.T., M.T., menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut merupakan langkah sistematis untuk memastikan seluruh pihak memahami regulasi, standar teknis, dan penyesuaian kebijakan terbaru di sektor kebinamargaan.
Di sisi lain, Kepala Bidang Bina Teknik, Ir. Netty Herawati, S.T., M.T., menegaskan perlunya penyelarasan teknis menghadapi perubahan aturan konstruksi tahun 2025. Menurutnya, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan pemahaman teknis agar pekerjaan jalan dan jembatan dapat dieksekusi lebih terukur, efisien, dan sesuai spesifikasi baru.
“Kami berharap peserta mampu menerapkan regulasi terbaru secara konsisten serta memperkuat koordinasi lintas unit. Hal ini penting untuk menunjang kelancaran program pembangunan infrastruktur tahun 2025 di seluruh Jawa Timur,” ujarnya.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan pemaparan materi Sosialisasi Spesifikasi Umum 2025 yang disampaikan Ir. Soehartono Irawan, M.Sc. dari Direktorat Jenderal Bina Marga. Materi tersebut memuat pembaruan standar konstruksi, metode pelaksanaan, pengujian mutu, hingga sejumlah perubahan mendasar yang wajib diterapkan pada pekerjaan jalan dan jembatan mulai tahun 2025. Penjelasan ini menjadi pijakan penting bagi peserta dalam menyesuaikan kebijakan teknis nasional dengan kebutuhan pelaksanaan di daerah.
Kegiatan dijadwalkan berlanjut dengan sesi diskusi teknis dan pendalaman materi terkait AHSP serta mitigasi risiko dalam penggunaan E-Katalog Versi 6, sebagai bentuk penguatan tata kelola dan akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan infrastruktur di Jawa Timur.
Pitric Ferdianto