PROBOLINGGO, SGB-NEWS.ID – Polres Probolinggo Kota kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan ponsel saat berkendara. Pesan sederhana namun penting ini disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di tengah meningkatnya distraksi digital di jalan raya.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Melalui kampanye keselamatan, Polres Probolinggo Kota menegaskan bahwa satu notifikasi yang masuk ke ponsel mungkin terasa penting, tetapi keselamatan diri dan orang lain jauh lebih berharga. Dalam situasi berkendara, sekilas saja melihat layar ponsel dapat mengalihkan fokus dari jalan dan berpotensi memicu kecelakaan.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K., M.I.K. bersama Wakapolres Kompol Didid Wahyu A, S.H. mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berkendara dengan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Seringkali kecelakaan terjadi bukan karena jalan yang rusak atau kendaraan yang tidak layak, tetapi karena pengemudi kehilangan fokus. Salah satu penyebab yang kini sering terjadi adalah penggunaan ponsel saat mengemudi,” pesan yang disampaikan dalam kampanye tersebut.
Fenomena distraksi akibat ponsel saat berkendara menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Notifikasi pesan, panggilan telepon, hingga media sosial sering kali membuat pengendara tanpa sadar menurunkan konsentrasi saat berada di jalan.
Padahal, dalam hitungan detik saja, fokus yang teralihkan dapat berakibat fatal. Ketika mata berpindah dari jalan ke layar ponsel, pengendara kehilangan kemampuan membaca situasi lalu lintas di depannya.
Karena itu, Polres Probolinggo Kota mengimbau masyarakat untuk membiasakan diri menyimpan ponsel saat berkendara. Jika memang ada pesan penting yang harus dibalas atau panggilan yang harus dijawab, pengendara dianjurkan untuk menepi terlebih dahulu sebelum menggunakan perangkat tersebut.
Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, langkah ini juga merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya.
Kampanye ini juga sejalan dengan semangat transformasi Polri menuju Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), di mana kepolisian tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat.
Polres Probolinggo Kota berharap pesan sederhana ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Di tengah derasnya arus informasi digital yang terus masuk ke ponsel setiap saat, masyarakat diajak untuk mengambil sikap bijak: tidak semua pesan harus dibalas saat itu juga.
Karena pada akhirnya, satu pesan mungkin bisa menunggu, tetapi keselamatan tidak bisa ditunda.
Dengan menjaga fokus saat berkendara, masyarakat tidak hanya melindungi dirinya sendiri, tetapi juga turut menjaga keselamatan orang lain di jalan.
Fokus berkendara, selamat sampai tujuan.
Ferdi